Kamar Inspirasi PARA TENTARA

JATI DIRI PASUKAN GURKHA DI MATA DUNIA

Head2
Written by Suar

Mereka dikenal bukan karena perawakan mereka. Mereka ditakuti bukan karena kesadisan mereka. Mereka dihormati bukan karena pangkat mereka. Tapi nama pasukan militer yang satu ini disegani karena jati diri mereka. Bahkan, dalam beberapa kisah disebutkan bahwa tentara lain pun mengurungkan niat untuk berperang hanya karena mendengar bahwa lawan yang akan dihadapi adalah pasukan ini. Mereka adalah Pasukan Gurkha.

1 (bootcampmilitaryfitnessinstitute.com)

Bagi dunia militer, nama Gurkha memang sangat dikenal dan disegani keberadaannya. Banyak sekali serba-serbi mengenai pasukan khusus yang sangat unik ini. Padahal, latar belakang mereka cukup sederhana dan jiwa militer yang mendarah daging dalam diri mereka didapatkan secara alami dari tempat mereka berasal. Tidak hanya menarik, namun sejauh ini Gurkha juga memiliki kualitas militer terbaik.

Awal dunia mengenal Gurkha dimulai dari sejarah peperangan di akhir abad ke-18 hingga awal abad ke-19 yang pernah terjadi antara Pasukan Kerajaan Inggris dengan suku lokal di wilayah Asia Tengah Selatan, tepatnya di wilayah Barat Nepal. Selama bertahun-tahun Perusahaan Dagang Britania berusaha untuk menguasai wilayah tersebut, namun selalu berhadapan dengan sebuah kerajaan bernama Gorkha yang sudah lebih dulu menguasai wilayah itu. Alih-alih memiliki wilayah kekuasaan, Perusahaan Dagang Britania dan Pemerintah Kerajaan Inggris justru jadi bulan-bulanan kekuatan militer Kerajaan Gorkha yang diperkuat sebuah pasukan hebat yang dikenal sebagai Gurkha.

Pada sekitar tahun 1816, peperangan itu pun berakhir tanpa pemenang. Namun demikian, kekaguman Pemerintah Inggris pada kehebatan Gurkha tidak dapat dilupakan. Bagi pasukan Inggris, Gurkha memiliki semangat dan cara berperang yang sangat unik. Sifat suku mereka yang pantang menyerah, pemberani, serta sangat loyal membuat Kerajaan Inggris pun menawarkan sebuah kerjasama bagi para anggota Gurkha untuk membantu pasukan Kerajaan Inggris dalam berbagai peperangan di seluruh penjuru dunia.

4 (militerhebatdunia.blogspot.co.id)

Alhasil, kerjasama ini pun diterima cukup baik oleh suku tersebut. Sejak awal abad ke-19 pun suku ini memiliki sebuah resimen khusus dalam struktur pasukan Kerajaan Inggris yang memiliki nama sama dengan suku pegunungan Nepal tersebut, Gurkha. Selanjutnya, setelah melalui sebuah mekanisme seleksi khusus, para Gurkha yang terpilih bergabung pasukan Kerajaan Inggris pun langsung berkontribusi dalam berbagai peperangan yang melibatkan Britania Raya. Mulai dari Perang Dunia ke-1, Perang Dunia ke-2, Perang Malvinas, dan beberapa perang lainnya sudah diikuti oleh para serdadu Gurkha ini.

Keberadaan Resimen Gurkha dalam pasukan Kerajaan Inggris tentu saja bukanlah hal yang menyenangkan bagi sejumlah lawan perang Inggris. Gurkha memiliki track record yang cukup gemilang baik dari segi teknik berperang maupun loyalitas moral mereka pada pasukan Kerajaan Inggris. Tubuh mereka yang tidak sebesar orang Eropa membuat mereka memiliki kelincahan di atas rata-rata. Selain itu sikap menyukai peperangan, pantang menyerah serta loyalitas yang tertanam dalam diri mereka sejak kecil menjadi sebab utama lawan menyegani kiprah Gurkha.

 

Seringkali Dianggap Tentara Bayaran

3 (www.dailystar.co.uk)

Bicara mengenai loyalitas, banyak orang yang salah sangka terhadap pasukan khusus ini. Gurkha seringkali dianggap tentara bayaran, padahal sebenarnya dalam hal peperangan mereka sampai saat ini hanya membantu Kerajaan Inggris saja. Andai ada beberapa negara lain yang menggunakan jasa para Gurkha seperti Singapura atau India, biasanya tetap memiliki afiliasi dengan Pasukan Kerajaan Inggris. Pasukan Gurkha tidak dikontrak sebagai tentara bayaran dalam status Private Military Company (PMC), tetapi status mereka lebih cocok dianggap sebagai pasukan khusus yang diperbantukan dalam militer Inggris Raya. Loyalitas mereka tidak perlu dipertanyakan, bahkan hingga saat ini masih sangat banyak pemuda-pemuda suku Gurkha yang ingin bergabung dan melayani pasukan Kerajaan Inggris, sekalipun kisaran gaji mereka saat ini hanya 9 juta hingga 16 juta (dalam rupiah) saja.

 

Kukri, Senjata Khas Serdadu Gurkha

Selain karena jati diri mereka yang sangat layak disebut sebagai pejuang, Gurkha juga memiliki ciri lain dari senjata yang seringkali mereka gunakan. Kukri namanya. Sebuah pisau bermata satu dengan bentuk melengkung menyerupai boomerang. Pisau khas Gurkha ini selalu menjadi andalan para serdadu Gurkha sekalipun mereka sudah dilengkapi berbagai persenjataan modern yang canggih. Konon, pisau ini sudah digunakan oleh para leluhur mereka untuk berperang dan dikenal sangat efektif untuk memenggal kepala lawan hanya dengan sekali tebasan. Sebuah kisah mistis Gurkha bahkan menyebutkan bahwa sebelum digunakan biasanya para serdadu melakukan ritual dengan melukai bagian tubuh mereka dan mengolesi bilah Kukri dengan darah yang keluar dari luka tersebut.

5 (Pinterest)

 

Memori Gurkha di Indonesia

Beberapa dokumen sejarah Indonesia juga pernah menyebutkan keberadaan para serdadu Gurkha yang terlibat perang dengan pasukan Indonesia. Peristiwa ini terjadi ketika beberapa waktu setelah Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. Kala itu, memang pasukan Inggris memasuki beberapa wilayah kedaulatan negara Indonesia yang baru saja terlepas dari cengkraman penjajah Jepang. Pasukan Inggris saat itu berniat melucuti tentara Jepang yang baru saja kalah perang. Memasuki wilayah kedaulatan negara Indonesia dengan pasukan lengkap tentu saja dianggap ancaman oleh tentara Indonesia, sehingga bentrok antara tentara Inggris dan Indonesia pun tidak dapat terhindarkan di beberapa wilayah Indonesia. Beberapa catatan para pejuang kita pun menyebutkan keberadaan tentara Gurkha dalam pasukan Inggris yang dikenali dengan teriakan mereka “Ayo Gurkhali” yang berarti “Gurkha datang”.

Tidak hanya pada masa revolusi kemerdekaan Indonesia, di masa Dwikora pun pasukan Indonesia kembali berhadapan dengan Gurkha. Pada sekitar tahun 1960-an Indonesia dan Malaysia sedang dalam kondisi kurang harmonis. Malaysia yang pada saat itu masih di bawah Pemerintah Inggris tentu saja mendapat sokongan dari tentara Kerajaan Inggris, termasuk Resimen Gurkha di dalamnya. Salah satu bentrokan yang tidak dapat dihindari terjadi di Kalimantan. 24 tentara Indonesia dan 20 Gurkha pun dikabarkan tewas menjadi korban peperangan ini. Memang memilukan bagi pihak Indonesia. Namun demikian, peristiwa ini adalah salah satu peristiwa kekalahan tentara Gurkha di antara banyaknya kemenangan yang telah mereka dapatkan.

6 (BritishArmy)

Pasukan Gurkha hingga saat ini banyak disebut sebagai pasukan paling berani sedunia. Para petinggi Kerajaan Inggris pun pada abad ke-19 menyebut mereka sebagai “Ras Martial” karena kegigihan, keberanian, agresifitas, serta loyalitas mereka dalam pertarungan. Namun siapa sangka, dalam keseharian dan tidak dalam keadaan perang, para serdadu Gurkha dikenal sebagai pribadi yang ramah dan sangat peduli terhadap sekitar mereka. Selain loyalitas, keramahan pun tampaknya menjadi nilai positif dalam pribadi mereka. Kombinasi kelebihan dalam jiwa dan raga yang dimiliki oleh suku Gurkha inilah yang membawa mereka hingga disegani baik oleh kawan maupun lawan.

(phosphone I SUAR I 2018)

 

Sumber:

https://tirto.id/memahami-gurkha-tentara-dari-negeri-atap-dunia-ckh8

https://www.boombastis.com/fakta-pasukan-gurkha/68060/5

https://www.ark21.com/history/gurkha-pasukan-perang-bayaran-paling-mematikan-di-dunia/

http://historia.id/modern/neraka-pasukan-gurkha

 

Leave a Comment